Merawat Pipa Air

3 Cara Jitu Merawat Pipa Air dari Mampet dan Kerusakan

Pipa air adalah elemen yang paling penting dalam saluran pembuangan limbah rumah tangga, memilih pipa yang tepat akan membawa kita pada plumbing yang berfungsi sebagaimana mestinya dan mudah untuk perawatannya. Masalah yang paling sering muncul dalam urusan plumbing ialah saluran pipa air yang tersumbat atau mampet, rembes dan juga pipa yang pecah. Hal itu bisa diatasi dengan cara-cara jitu berikut ini :

Ukuran Pipa yang Tepat

Ini adalah cara pertama yang bisa melindungi sistem plumbing kita sejak awal, yakni dengan memilih ukuran pipa yang tepat. Untuk saluran air bersih (misalnya untuk keran air ke wastafel, atau ke bak cuci piring) gunakan pipa dengan size ½ sampai ¾ inchi. Sementara itu untuk saluran pembuangan, gunakan yang ukurannya lebih besar, bisa ukuran ¾ hingga 1 ½ inchi.

Masalah Pipa Air Bocor

 

Pakai Saringan

Ini adalah bentuk antisipasi kita untuk menghindari mampet atau pipa yang tersumbat. Saringan ini bisa kita letakkan di ujung teratas pipa pembuangan dimana kita menggunakannya. Gunanya untuk menyaring berbagai benda kecil yang bisa masuk ke dalam saluran air, dan akhirnya bisa menyumbat pipa sehingga membuat pembuangan tak mengalir lancar. Contoh pipa pembuangan yang harus dipasangi saringan ialah pembuangan kamar mandi atau shower, bak cuci piring dan wastafel.

Sambungan yang Tak Permanen

Saat membangun instalasi pipa air, pasti selalu membutuhkan sambungan pipa untuk berbagai keperluan, baik itu untuk dua jalur air atau yang lainnya. Untuk mengatasi masalah seperti kemungkinan mampet, bocor dan masalah lainnya, gunakan sambungan yang tak permanen, yang bisa dibuka lagi dengan cepat saat terindikasi ada masalah dalam saluran pembuangan. Cara ini tentu lebih mudah dan cepat dibandingkan harus membongkar ulang semua saluran karena sambungan yang permanen, bukan?

Jika masalah saluran yang sering terjadi adalah pipa yang pecah, maka yang harus diperhatikan adalah kualitas pipa yang akan kita gunakan. Pilih pipa dari merk yang berkualitas dan sudah berSNI. Pilihlah yang ketebalannya seimbang dengan diameternya. Pastikan juga jalur untuk menanam pipa saluran pembuangan di bawah tanah berada di tanah kosong, tidak dibebani oleh benda-benda berat atau tergencet yang bisa menyebabkan pipa menjadi pecah.

Demikian adalah beberapa cara untuk menghindari masalah pada saluran pipa air untuk rumah ata jenis properti lainnya sekaligus cara mudah untuk melakukan perawatan. Semoga bermanfaat.

Sharing is caring!

One Reply to “3 Cara Jitu Merawat Pipa Air dari Mampet dan Kerusakan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares